Filosofi Kopi Untuk Pecinta Kopi

kopi indonesia
kopi indonesia

Kopi ialah minuman hasil seduhan biji kopi yang sudah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Kopi adalah salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara. Dua varietas pohon kopi dikenal secara umum yakni Kopi Robusata ( Coffea canephora ) dan Kopi Arabika ( Coffea arabica ).

Dikutip https://betwin188.website/ Kopi adalah jenis minuman yang penting untuk sebagian besar masyarakat disemua dunia. Bukan melulu karena kesenangan konsumen peminum kopi melainkan sebab nilai ekonomis untuk negara-negara yang memproduksi dan mengekspor biji kopi.

Indonesia adalahsalah satu produsen dan eksportir terbesar di dunia. Perbedaan diantara kedua varietas kopi terletak pada rasa dan tingkat kafeinnya.

Biji Kopi Arabika lebih mahal di pasar dunia, mempunyai citarasa yang manis dan asam buah atau banyak sekali orang jawa seringkali menyebut kecut dan mempunyai kandungan kafein 70% lebih rendah dikomparasikan dengan biji robusta.

Untuk penanaman biji kopi arabika, lazimnya diatas elevasi 1000 mdpl idealnya 1400-1700 mdpl sebab biji kopi arabika membutuhkan temperatur suhu yang dingin.

Biji kopi robusta dapat disebutkan sebagai kopi ruang belajar 2, sebab citarasanya lebih pahit, tidak banyak asam, dan berisi kafein dalam kadar yang jauh daripada biji kopi arabika. Di samping itu, jangkauan daerah tumbuh Kopi Robusta lebih luas daripada Kopi Arabika yang lazimnya tumbuh diatas elevasi 800 mdpl.

Di samping itu, Kopi Arabika lebih resisten terhadap serangan hama dan penyakit. Hal ini menjadikan biji kopi robusta lebih murah. Wilayah subtropis dan tropis merupakan tempat yang baik guna budidaya kopi. Oleh sebab itu, negara-negara yang mendominasi buatan kopi dunia berada didistrik Amerika Selatan, Afrika, dan Asia Tenggara.

Pemanenan kopi umumnya dilaksanakan dengan teknik petik rampas dan petik buah matang. Perbedaan dari kedua teknik pemanenan kopi diatas ialah pemetikannya buahnya, petik rampas adalah pemanenan buah kopi secara random tanpa menyaksikan kematangan buah jadi buah kopi yang masih berwarna hijau atau kuning ikut dipanen sekaligus.

Pemanenan kopi dengan teknik petik buah matang adalahpemanenan buah kopi dengan memilih buah kopi yang telah berwarna merah dan siap guna dipanen atau biasa dinamakan Cherry.

Biji kopi rengganis ialah salah satu biji kopi bervarietas Arabika yang ditanam di elevasi 1400-1700 mdpl, penanaman biji kopi ini ada di lereng Pegunungan Argopuro Jember, Jawa Timur.

Asal awal kata Rengganis didapatkan dari nama puncak Gunung Argopuroyakni Rengganis. Oleh sebab itu, masyarakat selama menamai kopi ini dengan nama Kopi Rengganis. Keistimewaan biji kopi rengganis ada padacara pemanenan yang memakai pemanenan honney.

Pemanenan honney dapat ditafsirkan pemanenan modern sebab dalam pemanenannya sudah menyimak warna buah kopi yang telah siap panen. Halmenarik dari pemanenan honney pada ketika proses pengeringan buah.

Buah kopi diceraikan dengan kulitnya dan dicukur (pulper) namun daging buah tidak diceraikan dari biji kopi, urusan tersebut yang mengakibatkan timbulnya citarasa manis dari Kopi Rengganis ini. Lama pengeringan cara honney selama dua minggu andai intensitas cahaya matahari terik, tetapi andai intensitas cahaya matahari tidak cukup terik dibutuhkan waktu selama empat bulan guna pengeringannya.

Untuk cara pengolahan Kopi Rengganis seringkali digunakan cara tubruk, dalam cara tubruk kopi di haluskan dengan ukuran 3 hingga halus tetapitidak banyak kasar kemudian diseduh dengan air panas.

Kopi Rengganis mempunyai citarasa yang menarik rasa yang timbul Manis Madu yang dominan. Kebanyakan penikmat kopi dapat mengejar citarasa Apel Hijau, Lemon, dan Leci. Kopi Rengganis pun sering dijadikan sebagai bahan utama dalam pesta rakyat kopi di Indonesia.

Permasalah yang tidak jarang dihadapi petani Kopi Rengganis diantaranya, lahan tanam yang terbatas dan kurangnya pengetahuan petani bakal pengolahan kopi. Kopi Rengganis ialah salah satu kopi yang penanamannya melulu ada di Jember, kopi ini pun tidak bisa ditanam di daerah-daerah beda oleh karen tersebut Kopi Rengganis di antara kopi yang paling sukar di temukan di wilayah luar jember.

Kurangnya pengetahuan petani bakal potensi yang ada dalam Kopi Rengganispun sangat minim urusan tersebut yang mengakibatkan harga dari Kopi Rengganis paling murah, guna harga 1kg Kopi Renggnais dibandrol dengan harga 25-35 ribu guna biji hijau ( green beans ) guna kopi yang telah disangrai dapat menjangkau 50-60 ribu perkilonya.

Untuk menanggulangi permasalah-permasalahan diatas butuh diadakannya penyuluhan mengenai kopi. Pada dasarnya tumbuhan kopi mesti diasuh dengan baik, pemberian pupuk dan pemotongan tangkai daun butuh diperhatikan supaya mendapatkan buah kopi yang mempunyai kualitas bagus.

Untuk pemanenan pun tidak kalah penting, pemanenan petik rampas bakal menghasilkan kopi dengan grade B, sementara untuk pemanenan petik buah matang menghasilkan kopi dengan grade A.

Tentu harga kopi grade A jauh lebih mahal daripada grade B. Harga Kopi Rengganis grade A menjangkau 70-80 ribu perkilogramnya tetapi andai Kopi Rengganis yang sudah diubah oleh sejumlah Kedai Kopi dapat menjangkau 350-400 ribu perkilonya oleh sebab itu, kenapa perlu dilaksanakan penyuluhan untuk Petani Kopi di Indonesia.

“Filosofi kopi rengganis ketelatenan dan kesabaran dalam mengubah sebiji kopi bakal menghasilkan rasa yang luar biasa. Karena rasa tidak pernah bohong.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *